05/11/18

Keunggulan Meja Makan yang Berbahan Dasar Jati Jepara



Meja makan menjadi perabot yang sangat penting di setiap rumah. Terlebih lagi di tempat-tempat seperti restaurant ataupun hotel. Keindahan ruangan tentunya bergantung pada interior yang digunakan. Untuk itu, agar menambah kesan estetis, perabotan yang ditampilkan di setiap ruangan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Bahan dasar untuk membuatnya bermacam-macam. Salah satunya adalah bahan dengan kayu Jati khas Jepara. Benda dengan berbahan dasar kayu membuatnya menjadi terlihat antik dan klasik. Apalagi jika ditambah dengan ukiran-ukiran khas Jepara. Kayu jati Jepara sudah dikenal sebagai kayu jati dengan kualitas yang sangat bagus. Untuk itu benda ini wajib ada di rumah bagi Anda yang menyukai ruang makan dengan nuansa klasik. Tak heran, benda yang satu ini sangat laku di pasaran.

Variasi bentuk meja makan dari kayu Jepara ini bermacam-macam. Ada yang berbentuk lingkaran, lonjong, sampai yang persegi. Ada pula meja dengan variasi kaca ataupun yang full dengan kayu. Selain itu tersedia pula pilihan meja yang diukir ataupun polos. Pilihan warna juga tersedia. Namun, untuk variasi warna kebanyakan didominasi oleh warna cokelat yang mengkilap. Berbagai variasi tersebut dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda. Tak sedikit pula mebel yang melayani customfurniture, dimana pembeli dapat memesan dengan desain buatan sendiri.


Untuk ukuran, tersedia meja dengan ukuran kecil, sedang, hingga besar. Terdapat meja makan dengan jumlah kursi untuk dua orang, empat orang, enam orang bahkan lebih. Tentunya, hal tersebut dapat diminta sesuai dengan kebutuhan pembeli. Desain tempat duduknya sendiri bermacam-macam. Ada yang memakai busa ada juga yang tidak. Untuk di rumah-rumah, meja dengan kursi empat lebih banyak digunakan. Karena selain tidak terlalu memakan banyak space ruangan, hal tersebut memberi kesan simpel dan minimalis. Bagi Anda yang tidak menyukai desain meja dengan kursi, terdapat pula meja berkaki rendah. Hanya perlu beberapa bantal untuk dijadikan tempat duduknya. Selain di Indonesia, desain bentuk ini juga sering digunakan di negara-negara Asia lainnya seperti Korea, Cina, dan Jepang.